You are currently viewing Jenis Kambing yang Paling Menguntungkan untuk Diternakkan

Jenis Kambing yang Paling Menguntungkan untuk Diternakkan

Jika sudah berbicara tentang cara ternak kambing, maka hal pertama yang paling urgen untuk dibicarakan adalah jenis kambing itu sendiri. Di Indonesia memang dikenal ada beberapa jenis kambing yang sering diternakkan.

Dengan tahu jenis kambing tersebut, Anda akan lebih dimudahkan dalam berbagai hal. Contohnya saat memilih jenis kambing apa yang paling menguntungkan untuk dibudidayakan.

Paling menguntungkan dalam artian, pertumbuhannya cepat, ukurannya besar, harganya mahal, dan yang pasti memiliki pasar yang potensial. Nah, jika kambing yang Anda ternakkan memenuhi beberapa persyaratan tersebut, besar kemungkinan Anda akan menjadi juragan kambing sukses berikutnya.

Ternak Kambing Etawa atau Jamnapari

Banyak masyarakat Indonesia yang salah paham tentang kambing etawa ini. Umumnya masih banyak yang menyebut kambing peranakan etawa atau PE dengan kambing etawa itu sendiri. Padahal keduanya memiliki perbedaan yang cukup mencolok.

Kambing etawa sebenarnya bernama kambing jamnapari. Mungkin saja penyebutan etawa ini diambil dari daerah asal jenis kambing ini. Sebab kambing jamnapari ini berasal dari Etawah. Salah satu daerah yang ada di India.

Ciri-ciri utama kambing jamnapari bisa dilihat dari bentuk tubuhnya yang bongsor. Bobot kambing jantan bisa mencapai 120 kg. Sementara untuk yang betina bisa mencapai 90 kg. Satu hal lagi yang harus Anda tahu adalah kambing ini sebenarnya merupakan jenis kambing perah.

Ternak Kambing PE atau Peranakan Etawa

Kambing PE atau peranakan etawa ini sebenarnya merupakan hasil persilangan antara kambing kacang lokal dengan kambing jamnapari atau etawa. Ciri-ciri utama kambing PE ini memiliki bulu belang. Hal itu terjadi akibat percampuran warna antara kambing jamnapari dan kacang.

Sementara untuk bobot kambingnya pun berbeda. Meskipun harus diakui jika bobot kambing peranakan etawa ini pun cukup besar. Untuk kambing jantang bobotnya bisa mencapai 91 kg. Sementara untuk betina bisa mencapai 63 kg.

Selain bulu, besar, dan bobot kambing, bagian tubuh lainnya bisa dikatakan sama. Misalnya bentuk tanduk, dahi, hidung bisa dikatakan keduanya tidak memiliki perbedaan. Alasan kenapa banyak yang memilih ternak kambing PE ini karena mudah dibudidayakan. Sebab kambing PE dikenal memiliki kemampuan beradaptasi yang sangat baik.

Ternak Kambing Kacang

Kambing kacang sendiri bisa dikatakan sebagai kambing lokal unggulan. Kambing kacang masuk dalam jenis kambing potong atau pedaging. Selain itu, bisa dikatakan jika kambing kacang merupakan jenis kambing yang paling banyak diternakkan di Indonesia.

Sementara untuk ciri-cirinya sendiri adalah bentuk tubuh kecil dan pendek. Bentuk telinganya kecil dan tegak. Lehernya pendek dan badan bagian belakangnya meninggi. Baik jantan dan betinanya sama-sama memiliki tanduk.

Ciri-ciri lainnya adalah kambing jantan memiliki bobot hingga 25 kg. Sementara untuk betinanya 20 kg. Tinggi badan kambing kacang antara 55 hingga 56 cm. Kemudian warna bulunya ada yang hitam, putih, dan cokelat. Atau ada yang campuran dari ketiga warna tersebut.

Jenis Kambing Lain yang juga Potensial untuk Diternakkan

Selain ketiga jenis kambing di atas, sebenarnya ada beberapa jenis kambing lain yang sering diternakkan oleh peternak kambing di Indonesia. Contohnya seperti kambing boer dan kambing jawa randu.

Nah, itulah beberapa jenis kambing yang memiliki potensi sangat baik untuk diternakkan. Selain mudah diternakkan, jenis kambing tersebut juga memiliki pasar yang luas. Atau mungkin Anda masih bimbang untuk ternak kambing?

Jika memang itu yang Anda rasakan saat ini, itu adalah perasaan yang sangat lumrah. Sudah pasti ada cukup banyak hal yang harus dipertimbangkan. Itulah kenapa pentingnya mencari informasi seputar dunia peternakan potensial di https://zonaternak.com/.